Banyak yang berpendapat bahwa "segitiga bermuda" adalah tempat dajjal dan setan membangun kerajaan untuk menghancurkan umat manusia. apakah yang sebenarnya ada dalam segitiga bermuda itu, setiap benda seperti pesawat dan kapal laut yang melintas di atasnya pasti akan tiba-tiba lenyap.
Banyak penelitian yang dilakukan untuk mengungkap misteri segitiga bermuda tersebut. dan beberapa pendapat pun bermunculan,
Ada yang mengatakan hilangnya benda-benda (pesawat dan kapal laut) itu, karena benda-benda itu memasuki wilayah gerbang waktu, sehingga
ketika berada tepat di atasnya akan menghilang. Hilangnya itu, bisa
kembali ke masa lampau atau muncul di masa depan.
Ada juga pendapat yang mengatakan lokasi tersebut memiliki medan magnet yang sangat tinggi. Sehingga,
benda-benda yang mengandung logam, akan mudah tertarik ke pusatnya.
Teori ini dikemukakan oleh Albert Einstein, dengan relativitasnya.
Ada juga yang mengatakan lenyapnya benda-benda itu karena mereka ditelan atau dibawa oleh UFO
(Unidentified Flying Object) atau piring terbang. Sementara yang lain
mengatakan, mereka hilang karena masuk dalam dunia paralel. Mereka ada
di dunia yang berbeda dengan dunia yang sebelumnya.
Namun belum ada yang bisa memberikan penjelasan secara ilmiah tentang misteri segitiga bermuda tersebut.
apakah benar itu semua adalah ulah Dajjal. Mungkin inilah jawaban
terakhir yang dikemukakan sejumlah orang mengenai hilangnya pesawat dan
kapal laut itu. Dajjal, sosok makhluk terlaknat dan pembuat fitnah itu
kini dituding melakukan semua itu karena persekongkolannya dengan
setan.
Muhammad Isa Daud, penulis buku Dajjal Muncul di Segitiga Bermuda
menjelaskan, musnahnya benda-benda itu disebabkan oleh si makhluk
bermata satu alias dajjal. Menurutnya, di daerah Segitiga Bermuda
(Bermuda Triangle) yang terletak di antara Florida (Amerika) di sebelah
barat, Puerto Rico di sebelah timur, dan Pulau Bermuda di sebelah utara.
Ada yang mengatakan, Florida berasal dari kata ‘Flory’ dan ‘ida’ yang
berarti dukun yang ditunggu atau Tuhan masa depan.
Segitiga Bermuda terletak di Samudera Atlantik. Menurut Isa Daud, di
situ terdapat sebuah pulau yang dikuasai oleh sekumpulan makhluk, yakni
setan yang bekerja sama dengan dajjal untuk menghancurkan umat manusia.
Nama pulau itu adalah Pulau Setan (bedakan dengan Pulau Setan di Guyana,
Prancis, Amerika Selatan).
Di sekitar wilayah Segitiga Bermuda ini, sebagaimana diterangkan Isa
Daud, dajjal bersama setan berkomplot dan terus berusaha menyebarkan
misinya, melalui orang-orang kepercayaannya, sesama penyembah setan.
Mereka mengajarinya dengan berbagai bujukan dan rayuan sehingga
orang-orang terkesima dan takjub pada apa yang disuguhkan dan
disajikannya. Maka, pada hari kiamat nanti, dari lokasi (Segitiga
Bermuda) inilah, dajjal akan muncul dan melakukan fitnah secara
besar-besaran kepada seluruh umat manusia. Ia akan membangga-banggakan
cara-cara Yahudi karena dajjal dipercaya merupakan keturunan Yahudi.
Muhammad Isa Daud menegaskan, ia membuat kesimpulan di atas, bukan
atas pendapatnya sendiri, melainkan berdasarkan sejumlah manuskrip kuno
yang ia pelajari dari beberapa orang Muslim, yang tinggal di Palestina,
Arab Saudi, Yaman, Swedia, Amerika, Inggris, Jerman, dan lainnya. Mereka
itulah, ungkap Isa Daud, yang memiliki data mencengangkan dan belum
pernah dipublikasikan oleh orang lain.
Akan tetapi apapun yang ada di dalam segitiga bermuda tersebut jangan sampai membuat kita musyrik, jadikan ini salah satu alasan untuk semakin mendekatkan diri kepada allah, karna hanya allah yang maha mengetahui semuanya.



Posting Komentar