Cinta Dan Kepercayaan

Kamis, 04 Oktober 20120 komentar


   1.   Cinta
   A.   Pengertian Cinta
    Cinta adalah anugrah dari yang kuasa yang diberikan kepada setiap manusia, Cinta itupun terbagi-bagi, antara lain: cinta kepada allah, cinta kepada orang tua, cinta kepada teman/sahabat, dan cinta kepada pasangan, cinta sendiri memiliki banyak pengertian, Cinta muncul karna sebuah emosi dari kasih sayang kuat dan ketertarikan pribadi. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif  yang di lakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik /positif yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih, dan kasih sayang. Penggunaan perkataan cinta, juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan senantiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda.

Ungkapan cinta mungkin di gunakan untuk meluapkan perasaan seperti berikut:
·        Perasaan terhadap keluarga
·        Perasaan terhadap teman-teman
·        Perasaan yang hanya merupakan keinginan hawa nafsu atau cinta eros
·        Perasaan sesame atau juga di sebut agape
·        Perasaan terhadap dirinya sendiri, yang di sebut narsisisme
·        Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
·        Perasaan terhadap negaranya atau patriotism
·        Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme

Namun demikian perkataan – perkatan yang lebih sesuai di temui dalam bahasa serantau dan dijelaskan sebagai berikut:
·        Cinta yang lebih cenderung kepada romantis, asmara dan hawa nafsu (eros)
·        Sayang yang lebih cenderung kepada teman-teman dan keluarga (philia)
·        Kasih yang lebih cenderung kepada keluarga dan tuhan (agape)
·        Semangat nusa yang lebih cenderung kepada patriotisme, nasionalisme, dan narsisme
    (storge).
    B.   Jenis-jenis cinta 
     Jenis cinta dapat termasuk:
·         cinta kepada jiwa atau pikiran,
·         cinta hukum dan organisasi,
·         cinta badan,
·         cinta alam,
·         cinta makanan,
·         cinta uang, 
·         cinta belajar,
·        cinta kuasa, cinta keterkenalan, dll.
Cinta lebih berarah ke konsep abstrak lebih mudah di alami daripada dijelaskan. Kita hidup di dunia ini memang tidak akan pernah lepas dari namanya cinta, di mana-mana kita akan selalu membutuhkan cinta atau kasih sayang.

   2.   Kepercayaan
   A.   Pengertian Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah dasar pribadi subyektif untuk prilaku individu. Kemauan seseorang untuk bertumpu pada orang lain dimana kita memiliki keyakinan kepadanya. Kepercayaan merupakan kondisi mental yang di dasarkan oleh situasi seseorang dan konteks sosialnya. Ketika seseorang mengambil keputusan berdasarkan pilihan dari orang-orang yang lebih dapat dia percayadari pada yang kurang dipercayai.
Pendapat yang lain mengatakan kepercayaan adalah wilayah psikologis yang merupakan perhatian untuk menerima apa adanya berdasarkan harapan terhadap prilaku yang baik dari orang lain.
Ada banyak definisi tentang kepercayaan, ada juga yang mendifinisikan bahwa kepercayaan sebagai penilaian hubungan seseorang dengan orang lain yang akan melakukan transaksi tertentu sesuai dengan harapan dalam sebuah lingkungan yang penuh dengan ketidakpastian. Kepercayaan terjadi ketika seseorang yakin dengan relialibilitas dan integras dari orang yang dipercaya.
    B.   Macam-macam kepercayaan
    1)    Kepercayaan pada diri sendiri
Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya kepada diri sendiri hakikatnya percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    2)    Kepercayaan kepada orang lain
Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya terhadap kata hatinya, atau terhadap kebenaranya. Karna ada ucapan yang berbunyi “orang dipercaya karena ucapannya”.

    3)    Kepercayaan kepada pemerintah
Jelaslah bagi kita baik teori maupun pandangan teokratis atau demokratis Negara pemerintah itu benar, sehingga wajar jika manusia sebagai warga Negara percaya kepada Negara dan pemerintah.

    4)    Kepercayaan kepada tuhan
     Kepercayaan ini amatlah penting karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan manusia dengan tuhannya.
   3.  Cinta Karena Percaya 
     A.   Pengertian 
    Berdasarkan pembahasan di atas Cinta adalah perasaan kasih sayang sedangkan percaya adalah Kemauan seseorang untuk bertumpu pada orang lain dimana kita memiliki keyakinan kepadanya. Jadi cinta karena percaya artinya perasaan kasih sayang yang di berikan karena kemauan bertumpu pada orang lain karena memiliki keyakinan kepadanya,atau dengan kata lain kecintaan terhadap sesuatu karna kepercayaannya terhadap sesuatu tersebut.
Tidak bisa di pungkiri salah satu tiang supaya cinta itu bisa berdiri kokoh adalah sebuah kepercayaan, kepercayaan sangat berperang penting di dalamnya. Mau itu cinta kepada allah, cinta kepada orang tua/keluarga, cinta kepada Negara, cinta kepada teman/sahabat, maupun cinta kepada pasangan. Kesemuanya itu membutuhkan kepercayaan, misalnya percaya bahwa allah itu satu tapi ada di mana-mana. Cinta adalah masalah kepercayaan, mempercayai diri sendiri jauh sebelum mempercayai orang lain.

Percaya adalah merasa aman tentang diri sendiri dalam hubungannya dengan hari esok. Mempercayai itu membutuhkan keyakinan mempercayai yang kita cintai berarti melepaskan kendali yang menyebabkan kita menipu diri kita sendiri untuk memikirkan apa yang kita miliki.
B.   Faktor-faktor yang menimbulkan cinta karna percaya 
Ø Mempercayai seseorang memang bukan hal yang mudah. Di bawah ini beberapa factor yang bisa menimbulkan percaya: 
·        Konsisten 
·        Komitmen 
·        Kejujuran 
·        Terima apa adanya 
·        Mengerti 
·        Yakin 
·        Terbuka/transparan 
·        Menghormati orang lain 
·        Mengambil tanggung jawab 
·        Menerima kritikan dengan baik 
·        Tulus dll. 
Ø Cinta tanpa kepercayaan itu tidak akan bertahan lama karena kepercayaan itu adalah salah satu tiang dari cinta dan apabila salah satu tiang tidak ada maka semakin lama cinta itu akan roboh.

Jika kita selalu jujur maka otomatis kita akan mendapatkan kepercayaan.
Terkadang memang susah membuat orang percaya kepada kita karena kepercayaan itu relatif. Kepercayaan terhadap orang lain itu adanya pada diri kita sendiri setelah mengetahui orang yang akan kita percayai tadi.
Ada peribahasa yang mengatakan “semakin tinggi pohon, maka akan semakin kencang angin menerpanya” sesuai dengan realita yang terjadi semakin kita mencintai seseorang maka semakin banyak pula masalah yang datang, dan kita tidak akan terlepas dari masalah itu apabila kita tidak saling percaya.

Sering juga terdapat apabila seseorang mendapati sebuah masalah, mereka lari dari masalah itu, padahal lari itu bukan solusi yang baik dalam menyelesaikan sebuah masalah, malah akan membuat masalah yang baru.
Masalah sebesar apapun pasti ada jalan keluarnya yang penting kita selalu berusaha dan ada kemauan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Pelajar Pro | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RishaL bLog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Komunitas Blogger Wajo